KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Utara, melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) menjalin kerja sama sektor komoditi kakao dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank.

Kerja sama bertajuk pendampingan desa devisa klaster kakao, menitikberatkan pada proses peningkatan sumber daya manusia (SDM) khususnya petani kakao yang tergabung dalam korporasi petani binaan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kolaka Utara.

Asisten I Sekda Kolaka Utara, Muchlis Bahtiar menjelaskan, kerja sama dalam bentuk pendampingan desa devisa klaster kakao oleh LPEI atau Indonesia Eximbank dengan Disbunnak Kolaka Utara, ke depannya akan membawa dampak positif bagi pengembangan sektor pertanian/perkebunan khususnya komoditi kakao dan pengelolaan mejor projects cacao center.

"Lembaga ini tidak hanya memberikan pendampingan teknis, tapi juga pendampingan modal sampai kepada pencarian pangsa pasar yang cocok dengan kualitas produksi yang dihasilkan pabrik kakao center Kolaka Utara," terangnya, Kamis (10/8/2023).

Muchlis menambahkan, kerja sama seperti ini jadi kerinduan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara. Sebenarnya, saat menyusun rencana program revitalisasi kakao, tim dagang dapat bekerja efektif mencari pangsa pasar. Namun tim ini belum berhasil memenuhi ekspektasi Pemkab Kolaka Utara.