Asisten I Setda Kolaka Utara, Muchlis Bahtiar, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura bersama Forkopimda didampingi konsultan sekaligus teknisi Kakao Center, Rusmadi melihat langsung proses pengolahan kakao di pabrik kakao center Kolaka Utara. Foto: Muh Risal H/Telisik

 

"Harapannya, kehadiran LPEI ini dapat meningkatkan SDM para petani, mencari pangsa pasar, dan menggiring hasil olahan industri kakao center Kolaka Utara untuk ekspor manca negara," harapnya.

Indonesia Eximbank sebelumnya telah melakukan survei potensi klaster kakao di Kolaka Utara, usai survei dengan berbagai variabel. Lembaga ini akhirnya menetapkan Kolaka Utara memenuhi syarat untuk dilakukan pendampingan desa devisa.

Baca Juga: Kakao Kolut Madani Wakili Sulawesi Tenggara Launching Produk Hilirisasi Perkebunan Kementan di Bandung

Tidak hanya Asisten I, hadirnya lembaga keuangan khusus milik pemerintah RI ini di Kolaka Utara, mendapat sambutan positif dari Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kolaka Utara, Ismail Mustafa.