Salah satu pedagang minuman di sekitar trotoar RTH, Nurlaila mengatakan, seringkali patahan dari ranting tua jatuh ke bawah, dan dirinya merasa itu membahayakan jika saja ada pengguna jalan yang lewat.
“Suka patah memang di atas, untung tidak ada orang dibawahnya. Tapi kurang tau juga, setahuku belum adaji yang dikena,” ungkapnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kendari, Paminuddin menjelaskan penataan ulang di area RTH Meohai untuk mengantisipasi cuaca ektrem yang akan datang sekaligus untuk mengembalikan keindahan di area taman tersebut.
“Jadi pertama kita lihat cuaca hari ini dan seterusnya akan memang ekstrem. Tapi untuk saat ini memang kita harus tata kota, tidak hanya drainase tapi termasuk pohon-pohon yang membahayakan, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Utamanya masyarakat pengguna jalan,” tambahnya, Minggu (28/4/2024).
Baca Juga: Muna Barat Raih Peringkat Satu Paritrana Award BPJS Ketenagakerjaan
