Pembangunan yang dilakukan dalam kaitannya dengan perubahan iklim, dengan upaya mitigasi dan adaptasi diantaranya kegiatan pengurangan laju deforestasi, degradasi hutan, pembangunan hutan tanaman industri, pengelolaan hutan lestari, rehabilitasi hutan, pengelolaan lahan gambut, restorasi dan rehabilitasi mangrove serta konservasi keanekaragaman hayati.
"Semoga dengan adanya penanaman mangrove yang dilakukan serentak hari ini, bisa mengurangi suhu bumi yang menyebabkan perubahan iklim terus-menerus terjadi. Selain menurunkan suhu bumi, kiranya bisa memberikan ekosistem yang baru agar kawasan pesisir Indonesia tetap terjaga," harapnya.
Di tempat berbeda, Gubernur Sulawesi Tenggara sekaligus DPW NasDem Sulawesi Tenggara, Ali Mazi mengatakan bahwa penanaman mangrove merupakan salah satu program pemerintah Republik Indonesia.
Sehingga NasDem berinisiasi untuk melakukan kerjasama dengan pemerintah, dalam rangka rehabilitasi penanaman mangrove, untuk mencegah emisi rumah kaca yang nantinya akan begitu luas di seluruh dunia.
Ia menyampaikan bahwa manfaat mangrove sangat banyak sekali, seperti mencegah abrasi, mencegah adanya banjir dan sebagainya. Sehingga pemerintah sangat peduli dan sangat konsen.
