KENDARI, TELISIK.ID - Sejumlah dosen Program Studi Jurnalistik  dan Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Halu Oleo (UHO) melaksanakan penelitian bertajuk Jurnalisme Inklusif di Lingkungan Pendidikan Khusus: Analisis terhadap Praktik Komunikasi dan Representasi di SLB Kendari.

Kegiatan itu menjadi wujud kontribusi akademik dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta mendorong praktik komunikasi yang inklusif dan berkeadilan di dunia media.

Penelitian ini diketuai oleh Muhammad Ismail, S.S., M.A, dengan anggota tim Indra Lestari, S.I.Kom., M.I.Kom, Deprianus Sarlis, S.I.K., M.AP, Trisusilo Raharjo, S.I.Kom., M.A, dan Lisa Arifuddin, S.I.Kom., M.I.Kom. Fokus penelitian diarahkan pada analisis penerapan prinsip jurnalisme inklusif oleh sejumlah media lokal di Kota Kendari, terutama dalam aspek komunikasi dan representasi terhadap penyandang disabilitas di lingkungan pendidikan khusus.

Sebagai langkah awal, tim peneliti melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara untuk memperoleh data sebaran Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Kendari. Dalam audiensi yang diterima oleh J.H. Bawondes, pihak dinas memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan penelitian ini dan memfasilitasi data sebaran SLB yang menjadi lokasi penelitian.

Berdasarkan data yang diperoleh, tim kemudian melaksanakan kunjungan lapangan ke sejumlah sekolah, di antaranya SLBN 2 Kendari, SLB Mandara, dan UPTD Penanganan Siswa Berkebutuhan Khusus Sulawesi Tenggara. Selain itu, peneliti juga melakukan observasi dan wawancara ke beberapa media lokal, untuk menelusuri sejauh mana penerapan nilai-nilai inklusivitas dalam proses peliputan dan pemberitaan.