Selama tiga bulan, DIY telah banyak menerapkan kebijakan-kebijakan penanganan COVID-19 yang efektif. Hal itu bisa dilihat dari angka kematian akibat positif COVID-19 relatif rendah dibandingkan dengan angka kesembuhan yang cukup tinggi.
Penularannya pun bisa dibilang tidak dalam rata-rata yang tinggi atau bisa dikatakan terkendali.
"Memang, penanganan COVID-19 di DIY sangat terintegrasi dari mulai tingkat provinsi, kabupaten, kota, kelurahan, bahkan sampai kampung berjalan dengan sangat baik," ucap Melky.
Menurut Melky, banyak hal bisa dipelajari dari penanganan COVID-19 di DIY. Hal ini karena dalam pelaksanaannya, DIY benar-benar memakai aturan yang kokoh.
"Yaitu berdasarkan pada Undang-Undang yang ada," tandasnya.
