Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, Abdurrahman Shaleh pada Rapat Paripurna peringatan HUT ke-59 tahun di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara. Foto: Ist.

 

Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi mengatakan, di tahun 2022 indikator makro pembangunan seperti kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tergolong aman, pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia (IPM) yang meningkat, serta tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka yang menurun dari tahun sebelumnya.

Di mana selama masa pemerintahan AMAN berhasil meningkatkan peringkat indeks desa membangun (IDM) yang pada tahun 2018 Sulawesi Tenggara masuk dalam kategori desa tertinggal.

Sementara hari ini, kata Ali Mazi, menjadi kategori desa berkembang pada tahun 2022, keberhasilan itu dilihat dari berbagai pencapaian, di antaranya adalah pertama, menurunnya jumlah desa sangat tertinggal dan tertinggal dari 1.541 desa tahun 2018 menjadi 7 desa sangat tertinggal pada tahun 2022.

Kedua, meningkatnya jumlah desa berkembang dan maju dari 393 desa tahun 2018 menjadi 1.597 desa tahun 2022.