Kapolres Kolaka Utara, AKBP R. Todoan A. Gultom, S.I.K., mengatakan pihaknya telah memetakan lokasi persembunyian para tahanan yang kabur.

Menurutnya, ruang gerak para buronan kini semakin sempit karena telah dikepung oleh personel gabungan.

"Posisi para tersangka yang berhasil melarikan diri ke dalam hutan sudah kami ketahui dan saat ini sudah terkepung. Tinggal masalah waktu. Kami mohon bantuan doa dan dukungan masyarakat agar seluruh tahanan yang melarikan diri dapat segera kami amankan," ujar Gultom kepada wartawan di Desa Simbula, Kamis (2/7/2026).

Dua tahanan yang telah ditangkap kembali masing-masing Muh. Sidik, yang diamankan di kawasan pegunungan Desa Simbula, serta Sahrul yang ditemukan di kawasan hutan Kecamatan Ranteangin.

Gultom menjelaskan, para tahanan meloloskan diri sekitar pukul 03.30 Wita dengan memanfaatkan ventilasi ruang jemuran tahanan sebelum melarikan diri ke arah kawasan hutan.