Dari informasi yang beredar, video tersebut beredar pada September 2024. Sekolah pun sudah menyelesaikan kasus tersebut dan para orang tua akhirnya memindahkan anak-anak mereka dari sekolah asal.
Sementara mengutip radarbanjarmasin.jawapos.com, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Banjar, Liana Penny, meminta netizen agar bijak dalam menanggapi video beredar.
"Harapan kami, netizen bijak dalam berkomentar dan tidak perlu dicari-cari identitasnya. Ini demi menjaga kesehatan mental dan masa depan yang bersangkutan," ucap Liana saat dikonfirmasi awak media, Kamis (10/10/2024).
Liana menjelaskan, kejadiannya dilakukan di luar jam sekolah dan sudah lama. Masalahnya pun sudah diselesaikan secara baik-baik bersama orangtua masing-masing siswa pada bulan lalu.
"Pihak sekolah kala itu memanggil orangtunya dan diselesaikan secara kekeluargaan. Orang tuanya mangambil langkah memindahkan anak tersebut demi menghindari bullying dan tetap mendapat pendidikan dengan lancar," papar Liana.
