Ini melibatkan penghapusan stigma, diskriminasi, dan hambatan yang dapat menghalangi partisipasi penuh siswa dalam kehidupan sekolah.

Dia mencontohkan seorang anak disabilitas (Putri) yang memiliki talenta sangat baik bisa mendapatkan golden buzzer di America Got Talent.

Baca Juga: Cerita Pendiri SLB di Kendari Perjuangkan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

"Itu salah satu potensi, kita berharap nanti ada anak disabilitas yang sekolah di SMP 2 atau SMP atau SD lain kita akan mendapatkan anak disabilitas yang memiliki talenta yang luar biasa, tidak hanya berkarya di Kota Kendari tapi bisa hingga tingkat nasional," harapnya.

Dia menambahkan, selain di Kota Kendari, program piloting sekolah inklusi juga dilaksanakan di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, namun baru Kota Kendari yang berjalan.