KENDARI, TELISIK.ID – Ekspor Sulawesi Tenggara terus menunjukkan dominasi sektor pertambangan, yang menyumbang hingga 82 persen dari total ekspor daerah.

Sektor perikanan dan kelautan menduduki posisi kedua, sementara sektor perkebunan masih terbatas pada komoditas kelapa, tanpa adanya perkembangan signifikan pada jenis hasil lainnya.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Tenggara, La Ode Muhammad Fitrah Arysad menjelaskan, salah satu komoditas unggulan, aspal Buton, kini kembali menjadi perhatian utama dalam penetrasi pasar internasional.

"Aspal Buton memiliki kualitas unggulan yang telah diakui secara global. Kami telah mengonfirmasi kepada perusahaan eksportir agar kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin. Ini merupakan bukti bahwa aspal Buton memiliki potensi besar di pasar internasional," ujar Fitrah.

Sebagai sumber daya alam khas Sulawesi Tenggara, aspal Buton telah lama dikenal sebagai alternatif berkualitas tinggi untuk aspal minyak.