Berangkat dari pengalaman Pemilu pada tahun 2019 lalu, untuk saat ini di Kota Kendari sudah ada beberapa TPS yang sudah dipindahkan terkait dengan daerah-daerah yang berada di dataran rendah sehingga rawan akan banjir.
"Berangkat dari pengalaman itu, kemarin kami sudah sampaikan kepada teman-teman untuk wilayah-wilayah yang menurut mereka berpotensi banjir. Baik itu banjir rob untuk daerah pinggir pantai ataupun itu banjir yang menyebabkan curah hujan tinggi. Tentu proses penempatan di area TPS jangan yang di daerah yg rendah," ujarnya.
Jadi ada dua perlakuan yang jadi pegangan dari panitia pemilu yang ada di TPS yaitu ramah kepada penyandang disabilitas dan TPS yang rawan bencana. Terkait hal itu, kata Asril, sudah dilakukan pemetaan di beberapa titik rawan banjir di Sulawesi Tenggara.
Baca Juga: BPBD Ungkap Pemicu Bencana Alam di Kota Kendari
“Kalau untuk itu, pada saat kami menetapkan data pemilih di bulan Juni 2023 lalu, sudah kami lakukan juga pemetaan terkait penentuan titik-titik TPS,” ucapnya.
