Lafran bukan hanya sebuah nama, lebih dari itu, ia bermakna cinta pada agama (islam) dan bangsa kita (Indonesia).
Penonton lainnya, Lita, membagikan kesan mendalamnya tentang film “Lafran Pane”. Menurutnya, film tersebut tidak hanya memukau tetapi juga sangat menyentuh hati, terutama saat menggambarkan masa-masa sulit di bawah penjajahan.
“Filmnya sangat keren, tetapi juga ada bagian-bagian yang sangat menyedihkan. Saya sampai menangis melihat perjuangan Lafran. Ketika lafran dikirim ke Jawa, kemudian penjajah datang, mereka dipenjara, ayahnya kehilangan semua harta bendanya, dan diperlakukan dengan kejam oleh para penjajah,” ungkap Lita dengan penuh emosi. (A)
Penulis: Elfinasari
Editor: Haerani Hambali
