KENDARI, TELISIK.ID - Nilai perhitungan sampah kini lebih rinci menggunakan jembatan timbang. Diketahui, jumlah produksi sampah sehari di Kota Kendari mencapai 170 sampai dengan 180 ton.
Kumpulan sampah tersebut diketahui terdiri dari berbagai jenis sampah, mulai dari sampah organik hingga anorganik.
Kepala Bidang Persampahan dan Pengelolaan Limbah B3, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari, Adi Jaya mengatakan, jumlah produksi sampah itu diperoleh dari database DLHK Kota Kendari setelah memfungsikan jembatan timbang.
Sebelum itu sambungnya, jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puuwatu perharinya hanya berdasarkan estimasi perhitungan saja.
"Sebelumnya, truk pengangkut sampah yang masuk di TPA hanya sebatas diestimasi saja, misal truk 3/4 diperkirakan memuat sampah 3 sampai 4 ton," ucapnya, Kamis (20/1/2022).
