SURABAYA, TELISIK.ID - Desakan agar Airlangga Hartarto lengser dari Ketum Golkar dalam munaslub, terus menguat. Sosok Luhut Binsar Pandjaitan dinilai sangat pas sebagai pengganti Airlangga Hartarto.
Dewan Penasehat Partai Golkar Jawa Timur, Yusuf Husni, mengaku sudah berkomunikasi dengan pengurus DPD Golkar provinsi lainnya untuk membahas usulan munaslub.
"Dengan adanya pemanggilan Airlangga Hartarto dalam kasus ekspor CPO adalah puncak dari keinginan hampir seluruh pengurus Golkar se-Indonesia. Partai harus diselamatkan untuk menghadapi Pemilu 2024. Jangan sampai jadi partai gurem nantinya," ujar pria yang juga Ketum Kosgoro 1957 ini, Minggu (23/7/2023).
Pria yang akrab dengan wartawan ini mengatakan, dengan semakin dekatnya pelaksanaan pemilu sekitar 6 bulan lagi, amanat munas nyaris tidak bisa dilakukan secara konsisten oleh Ketum Airlangga Hartarto, sehingga hasilnya sudah dapat diprediksi tidak bisa sesuai yang diharapkan.
"Jargon politik Golkar Menang, Erlangga Presiden, semakin jelas tidak bisa terwujud. Hanya retorika diucap tanpa makna. Airlangga Hartarto dipastikan tidak bisa maju capres karena kendaraan politiknya tidak ada," tambahnya.
