Menurut narasi video, pembongkaran terjadi karena anak dari almarhum diduga berbeda dukungan politik dengan pemilik lahan kuburan.
Setelah pembongkaran, jenazah Mattayang Daeng Lengu dan Nurlia dipindahkan ke pemakaman umum. Pemilik lahan meminta lokasi makam tersebut dikosongkan karena perbedaan pandangan politik dengan keluarga almarhum. Peristiwa ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.
Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, menyatakan keprihatinannya atas insiden tersebut.
"Yang jelas saya merasa bersedih. Apapun bentuknya, saya sebagai wakil bupati prihatin dengan kejadian ini," katanya, seperti dikutip dari medcom.id.
Ia menambahkan bahwa konflik seperti ini seharusnya tidak terjadi, terlebih hanya karena perbedaan pilihan politik. Edy juga menyoroti dampak buruk perbedaan politik yang merusak nilai-nilai kemanusiaan.
