Untuk menghindari genangan tersebut, para pengendara terpaksa menggunakan jalan Erlangga sebagai jalur alternatif. Ironisnya, sejumlah titik genangan juga terjadi di jalan ini.

Sedikitnya terdapat empat titik genangan di jalan yang menghubungkan berapa kelurahan ini. Utamanya di Kelurahan Bone-bone atau dulunya disebut, Wanggangga.

Salah satu warga setempat, Toufan Ahmad mengatakan, genangan di sepanjang Jalan Erlangga ini terjadi kurang lebih sejak enam tahun lalu.

Pada masa itu, kata dia, belum ada perhatian dari pemerintah untuk melakukan perbaikan jalan.

Baca Juga: Berkat Penggalian Lubang Tiang Listrik, Mata Air di Pusat Kerajaan Wuna Ditemukan