"Kalau direncanakan itu pernah. Tapi realisasinya tidak pernah. Hanya di Jalan Erlangga wilayah pos dua saja yang diaspal dulu," beber Acil sapaan Toufan Ahmad.

Untuk diketahui, pemerintah kota Baubau di bawa kepemimpinan, AS Tamrin, baru saja menganggarkan pembangunan peningkatan jalan lingkar yang menggunakan anggaran pinjaman daerah hingga ratusan miliar rupiah.

Kebijakan ini mendapat tanggapan dari penasehat Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Penyambung Lidah Rakyat (Gempur), Rizal Palapa.

Menurutnya, pembangunan jalan lingkar bukan suatu kebutuhan urgen masyarakat Kota Baubau. Masih banyak pembangunan dalam kota yang perlu dibenahi.

Apalagi, pembangunan jalan tersebut tidak berdampak pada peningkatan PAD.