“Berkhidmat berarti bertanggung jawab menghadirkan pendidikan berkualitas dan terjangkau, menghasilkan lulusan kompeten, penelitian relevan, serta pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Muh. Nurdin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/10/2026).
Menurutnya, usia 25 tahun menjadi momentum bagi UM Kendari untuk melakukan refleksi sekaligus menyiapkan transformasi kelembagaan. Perubahan tersebut mencakup penguatan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Ketua BPH UM Kendari Prof. Dr. Nur Alim, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan tiga makna penting dalam perayaan Milad ke-25.
Pertama, milad menjadi momentum untuk merayakan capaian yang telah diraih dengan tetap mengingat sejarah awal pendirian kampus. Ia menekankan bahwa perjalanan Amal Usaha Muhammadiyah dibangun melalui inisiatif dari akar rumput dengan semangat kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Nur Alim memberikan penghormatan kepada para tokoh yang ikut merintis UM Kendari 25 tahun lalu, di antaranya Prof. Abdullah Alhadza dan Hj. Nio Lassang.
