Oleh: Dr. Usmar, SE, MM
Ketua LPM Universitas Moestopo (Beragama) Jakarta/Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Nasional (LKN)
SEJARAH perkembangan peradaban dunia seolah akan terulang yang di ilhami dari cerita fiksi sebuah novel.
Berbagai peristiwa peradaban dan realitas yang terjadi dalam kurun abad 19 dan abad 20, kental nuansanya terinspirasi pada novel yang ditulis oleh George Orwell pada tahun 1949 yang berjudul “Ninteen Eighty Four 1984”.
Dalam Novel yang di tulis oleh George Orwell ini, diceritakan ada “Telescreen” yang berada pada setiap rumah, dan dimanapun mengikuti sisi kehidupan manusia. Dan ini oleh penguasa digunakan sebagai instrumen propaganda sekaligus juga untuk mengkontrol rakyatnya, dimana Telescreen beroperasi secara masif dan tiada henti dengan menayangkan program selama 24 jam secara non stop, tanpa kemampuan rakyat (pemirsa) untuk menghentikan penetrasi penayangannya.
