"Sudah merupakan tanggung jawab kami sebagai orang tua dalam membatu siswa yang tidak mampu, karena sejak saya menjabat sebagai kepala sekolah di sini, sudah banyak anak yatim piatu atau yang tidak mampu, kami bantu," ujarnya.
"Baik itu menggunakan dana sekolah maupun uang dana pribadi, untuk membantu mereka, karena itu ajaran agama kita," sambungnya.
Baca Juga: Kemendikbudristek Bakal Terapkan Kurikulum Prototipe, Siapkah Satuan Pendidikan Sultra?
Bahkan kata dia, para siswa yang telah tamat, pihaknya juga membantu agar langsung mendapatkan lapangan kerja. Itu dilakukan sebab pihak sekolah telah membuat MoU kepada beberapa perusahaan swasta.
"Gita harus sekolah, kalau tidak punya buku atau baju atau uang saku untuk ke sekolah, Gita bilang sama saya. Jangan karena biaya Gita tidak sekolah," ucap Ali Koua di hadapan Gita.
