Di sekeliling gua dan makam itu pula, terdapat Benteng Loji yang terbuat dari tumpukan batu tebal. Benteng tersebut diyakini sebagai benteng pertahanan dari serangan musuh dahulu kala.
Dengan adanya gua dan ceruk menjadikan Desa Liangkabori sebagai obyek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara.
Di dalam desa, pengunjung dapat menikmati keindahan gua dan perbukitan kars yang sangat indah.
Dari data di desa, setiap bulannya wisatan asing yang datang berkunjung mencapai 20-30 orang. Mereka datang, untuk melihat langsung tulisan-tulisan manusia purba yang berada di dalam gua. Ada juga yang melakukan penelitian.
Pemerintah desa (Pemdes) dan warga sekitar terus melestarikan situs budaya itu. Saat ini, di lokasi telah dilengkapi dengan beberapa gazebo dan replika rumah adat yang dihubungkan jalan setapak.
