Baca juga: Jadwal Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Fix Diundur
“Ini tugas yang sangat berat, tapi tentunya sebagai Gubernur, wakil pemerintah pusat di daerah mengharapkan kerja sama antar para bupati dan wali kota se-Sultra agar pemenuhan Rp 3 Triliun pada bulan Desember 2022 bisa terealisasi,” harap Ali Mazi.
Lebih lanjut, kata Ali Mazi, keberadaan Bank Sultra sangat penting karena Bank Pembangunan Daerah adalah salah satu pilar yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara.
“Modal inti yang terbatas akan menyulitkan Bank Sultra mengembangkan usaha dan untuk mendukung pemenuhan modal inti, kepala daerah diharapkan dapat menganggarkan di APBD-Perubahan agar target ini bisa tercapai,” papar Ali Mazi.
Sementara itu, Wakil Bupati Konawe Selatan, Rasyid menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi menyuplai dana guna pemenuhan modal inti Bank Sultra, baik melalui Bank Sultra yang beroperasi di Kabupaten Konawe Selatan maupun di induk Bank Sultra di Kendari.
