YOGYAKARTA, TELISIK ID - Meskipun kondisi penularan COVID-19 di DIY cenderung landai, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X tidak ingin menerapkan new normal dengan tergesa-gesa.
Seluruh komponen, terutama pelaku bisnis dan pariwisata, harus memiliki persiapan yang matang untuk mencegah kemungkinan-kemungkinan terburuk pada penerapan sistem new normal.
Menurut Sri Sultan HB X, dibutuhkan kehati-hatian dan kecermatan serta pemahaman dalam menerapkan konsep ini.
"Agar ketika new normal diberlakukan jangan sampai ada periode kedua COVID-19," tandas Sri Sultan HB X di Ndalem Ageng, Kompleks Kepatihan Yogyakarta.
Menurut Gubernur DIY, penerapan new normal diharapkan akan mampu memberikan perubahan pada pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik dari sebelum pandemi.
