“Guru PAUD memang dinonaktifkan sementara karena kondisi gedung yang sedang direnovasi dan adanya risiko keselamatan. Sebagai akibatnya, pemerintah desa hanya memberikan upah selama beberapa bulan pertama, sementara untuk bulan-bulan berikutnya belum dapat diberikan,” kata Abdul Azis.

Ia menambahkan bahwa dana untuk upah guru telah di-Silpa-kan karena pemerintah desa harus mempertimbangkan keselamatan murid dan guru selama proses rehab.

Pantauan telisik.id di lokasi, gedung PAUD terlihat masih dalam tahap finishing. Jembatan yang menghubungkan gedung PAUD dengan balai serbaguna juga masih dalam pengerjaan, dengan lantai jembatan yang belum selesai dipasang dan hanya terdapat tiang-tiang cor yang berdiri. (B)

Penulis: Putri Wulandari

Editor: Mustaqim