"Sulit ditemukan orang yang sangat memahami dan hafal detail-detail Al-Quran hingga detail-detail fikih yang tersirat dalam ayat-ayat Al-Quran seperti Pak Baha," ungkap alumni Al Azhar, Kairo, Mesir itu.
Gus Baha adalah Ketua Tim Lajnah Mushaf UII. Timnya terdiri dari para profesor, doktor, dan ahli-ahli Al-Quran seantero Indonesia seperti Prof Dr Quraish Shihab, Prof Zaini Dahlan, Prof Shohib dan para anggota Dewan Tafsir Nasional lain.
Kedudukan Gus Baha di Dewan Tafsir Nasional didapuk dua kedudukan khusus. Selain sebagai Mufassir seperti anggota lajnah yang lainnya, beliau juga sebagai fakihul Quran yang mempunyai tugas khusus mengurai kandungan fikih dalam ayat-ayat ahkam Al-Quran. Hal ini disebabkan karena penguasaan beliau pada ayat-ayat ahkam yang terkandung dalam Al-Quran.
Dalam jagat Tafsir Al-Quran di Indonesia, Gus Baha termasuk pendatang baru dan satu-satunya dari jajaran Dewan Tafsir Nasional yang berlatar belakang pendidikan nonformal dan nongelar.
Mengkhatamkan Al-Quran sejak Belia
