Ia menambahkan bahwa pihaknya telah membuat RAB untuk melanjutkan pembangunan stadion itu di tahun anggaran berikut manakala pandemi COVID-19 berakhir.

Terkait penyerapan anggaran Rp 400 juta lebih untuk membangun stadion itu, ia menjelaskan bahwa ada beberapa fasilitas yang sudah dibangun, yakni tembok keliling dan tempak duduk di bagian tribun penonton.

Sedangkan terkait asas manfaat ia juga mengaku terhalang oleh COVID-19 karena biasanya di Desa Robek diselenggarakan turnamen Paroki, tetapi karena COVID-19 dilarang berkumpul, maka semua rencana itu nyaris tak terlaksana.

"Sebenarnya tahun lalu mau dilaksanakan turnamen Paroki hanya masih kendala COVID-19. Sekarang kami tengah berupaya agar fasilitas stadion itu ditambah lagi agar benar-benar rampung," tuturnya. (B)

Reporter: Berto Davids