Saat dikonfirmasi mengenai peretasan website Pemprov Sulawesi Tenggara, Kadis Kominfo, Ridwan Badalla membenarkan peretasan tersebut.
"Setelah kita cek memang dihack, saat ini sudah ditangani oleh badan siber dan sandi negara," katanya.
Ridwan melanjutkan, website Pemprov Sulawesi Tenggara terhack ketika beberapa hari lalu wilayah Kota Kendari mengalami pemadaman listrik.
"Kemarin mati lampu saat server semua mati mereka masuk lewat situ," tambahnya.
Baca Juga: 3 Tahun Kasus Randi dan Yusuf Tak Tuntas, Mahasiswa Mosi Tidak Percaya Kepolisian
