"Limbah dua perusahaan smelter kalau tidak bisa dibersihkan minimal dikurangi. Sedih loh masyarakat Konut dan Konawe lama-lama rusak semua sistem pernafasannya," katanya.

Baca Juga: Wali Kota Kendari Positif COVID-19, Keluarganya Negatif

Ia juga mengatakan, Provinsi Kepulauan Buton, Konawe Timur, dan Konawe Timur Laut segera dimekarkan, sebab hal itu adalah jalan menuju kesejahteraan.

"Jangan hanya nikelnya yang disuka, sekali kali dikasihlah pula menteri untuk Sultra. Sekalian pengusaha lokal tolong diperhatikan juga," tuturnya.

"Selaku Pemuda Sultra yang berada dalam kepengurusan DPP KNPI, saya tidak menolak kedatangan Bapak Presiden ke Tanah Anoa, tapi izin menitipkan beberapa catatan kecil itu kiranya bisa dipertimbangkan," pungkasnya. (B)