Baca juga: Pasien Positif COVID-19 di Kendari Berangsur-angsur Sembuh, Total 44 Orang
Menurut Haedar, dalam tubuh TNI dan Polri ada jiwa, cinta tanah air Muhammadiyah lewat Sudirman dan para tokohnya.
"Dan juga dalam jiwa pendiri Muhammadiyah ada jiwa TNI dan Polri untuk membela tanah air," ungkap Haedar.
Inilah yang dikatakan Haedar Nashir merekatkan berbagai unsur di dalam persaudaraan ini.
Konsistensi yang dibawa Muhammadiyah dalam membangun Indonesia, dikatakan Haedar, melalui kerja para tokohnya seperti Kiai Ahmad Dahlan, Nyai Ahmad Dahlan, Soekarno, Fatmawati, Ki Bagus Hadikusumo, Djuanda hingga tokoh Perjanjian Renville dan Linggarjati M Roem.
