Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bombana, Andi Muh. Arsyad mengatakan, saat ini beberapa sekolah di Bombana khususnya di Pulau Kabaena kerap mengalami kebanjiran saat hujan deras seperti yang terjadi di Desa Wumbuburo, Desa Balo dan SMP Negeri 30 Kabaena Timur.
"Kami sudah terima laporan, dan tim sudah mengecek di beberapa sekolah untuk memastikan penyebab banjir," ucapnya.
Baca Juga: Jawa Timur Sodorkan 8.024 Guru untuk Diangkat PPPK
Arsyad menjelaskan, berdasarkan temuan di lapangan, sekolah yang mengalami banjir belum lama ini diakibatkan minimnya drainase atau saluran air. Kejadian banjir, longsor dan bencana lainnya menurutnya harus dikoordinasikan dengan semua pihak baik Dinas PUPR, BPBD, pemerintah desa maupun kecamatan.
"Infrastruktur pendidikan kita berwenang dan betul-betul kami perhatikan. Tapi kalau seperti drainase atau lainnya harus dikoordinasikan dengan OPD terkait, mungkin Dinas PUPR bahkan pemerintah desa atau kelurahan, kecamatan dan BPBD," pungkasnya. (B)
