Meski tidak lagi difungsikan sebagai fasilitas penyediaan air bagi warga, kondisi bangunan utama reservoir masih mempertahankan bentuk aslinya. Tidak ada perubahan struktur sejak bangunan tersebut didirikan.
“Kalau bangunan tidak pernah diubah, dari dulunya memang sudah seperti itu,” tegas Mursyid.
Perubahan yang dilakukan hanya sebatas pengecatan untuk menjaga tampilan bangunan. Bagian tengah bangunan yang dibangun pada 1928 terakhir dicat pada Februari 2026.
Sebagai bangunan yang telah ditetapkan dan dijaga sebagai cagar budaya, kebersihan kawasan menjadi bagian dari tugas pengelola. Pembersihan dilakukan secara rutin setiap hari.
“Setiap hari itu kami bersihkan, karena sudah menjadi tugas kami sebagai pengelola,” katanya.
