Baca Juga: Wakapolda Sulawesi Tenggara Terima Masukan Warga Kecamatan Kadia di Jumat Curhat

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulawesi Tenggara, Siti Mardati Saing mengatakan, harga beras di pasaran mahal dikarenakan mereka ambil pasokan dari petani, seperti jenis beras kepala dan lainnya sehingga harganya masih mahal.

Sementara itu stok beras cadangan yang dikelola Bulog saat ini masih ada 17.900 ton, rencana di Desember mendatang sebelum akhir tahun akan ada tambahan 5000 ton lagi.

"Target kami sekitar 10-12 ribu ton akan digelontorkan ke pasar, dan dikirim melalui ke pengecer pasar secara langsung di seluruh Sulawesi Tenggara," katanya

Siti Mardati Saing, juga berharap dengan banyaknya pasokan yang Bulog kirim ke pasar, kemudian banyaknya outlet dengan gpm, akan efektif mengendalikan inflasi. (A)