SURABAYA, TELISIK.ID - Pemprov Jawa Timur (Jatim) mengucurkan subsidi untuk minyak goreng sebagai upaya untuk menekan tingginya harga di pasaran.
Menurut Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemprov Jatim untuk memastikan harga-harga sudah terkendali. Di antaranya harga komoditas minyak, beras, telur, cabai, dan bawang yang kini disokong oleh pemerintah.
Terkait harga minyak, Emil menjelaskan, mengikuti harga pasaran minyak yang kini berada di angka Rp 14000, namun Pemprov Jatim memberi subsidi sebesar Rp 2000. Sehingga, per liter minyak dibanderol dengan harga Rp 12000/kantong.
"Sekarang pemerintah sedang berusaha menekan harga minyak di angka Rp 14000. Pemprov Jatim sudah melakukan berbagai langkah untuk menaikkan daya beli minyak masyarakat. Salah satunya dengan subsidi," ungkap Emil di Surabaya, Jumat (14/1/2022).
Untuk subsidi ini, Emil menjelaskan, pembeli diharuskan menunjukkan KTP. Masing-masing pembeli pun mendapat jatah maksimal pembelian dua kantong minyak, atau 2 liter. Mantan Bupati Trenggalek itu juga memaparkan, koordinasi guna memastikan kestabilan harga sembako ini dilakukan dengan sinergi bersama kementerian perdagangan dan kementerian pertanian.
