Lebih lanjut Arhawi menjabarkan bahwa kawasan daratan yang dimiliki Wakatobi hanya tiga persen yang didiami kurang lebih 1.150.000 jiwa  masyarakat Wakatobi, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah positif untuk melestarikan lingkungan.

"Jika tidak ada langkah positif yang kita buat dalam rangka melestarikan lingkungan kita di kawasan darat maka dikhawatirkan di masa yang akan datang kita akan mewariskan sesuatu yang negatif kepada generasi kita yang akan datang," ujarnya.

Oleh karena itu, dia berharap apa yang diperbuat hari ini akan menjadi warisan bagi generasi yang akan datang.

Baca Juga: Kemenkumham Sultra Umumkan 9.661 Pelamar CASN Lolos Berkas

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  Kabupaten Wakatabi, Jaemuna menyatakan, untuk langkah pertama baru dilakukan penanan sebanyak 300 pohon yang terdiri dari 100 pohon sukun dan 200 pohon mahoni.