JAKARTA, TELISIK.ID - Anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga saat ini baru mencapai 26,2 persen atau Rp 182,55 triliun.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, perkembangan sampai saat ini, realisasi anggaran dari enam kelompok program PEN mencapai Rp182,55 triliun atau sebesar 26,2 persen.

Diungkapkan selama dua bulan terakhir (Juli dan Agustus 2020), realisasi meningkat tajam dari penyerapan yang hanya sebesar Rp124,62 triliun di akhir Semester I 2020, menjadi Rp147,67 triliun di Juli lalu, kemudian meningkat juga sebesar 23,6 persen selama Agustus, seiring dengan berbagai upaya percepatan mendorong realisasi program dan anggaran.

Selain itu, dilakukan juga penyisiran atas semua program, sehingga diperoleh jumlah anggaran yang diperkirakan masih belum terserap sampai akhir 2020. Untuk membahas detil rincian anggaran yang masih bisa dimanfaatkan ini, esok hari akan dilakukan pembahasan khusus antara Ketua Komite dengan Menteri Keuangan, Menteri Kesehatan dan Kepala BNPB.

“Kita ingin memastikan semua alokasi anggaran sudah ada programnya dan bisa dipastikan realisasinya. Kalau ada program yang berpotensi tidak terealisasi dan tidak terserap anggarannya, kita sudah siapkan beberapa usulan program baru dengan kriteria yang berdampak signifikan terhadap ekonomi kita,” tutur Airlangga Hartarto ketika menyampaikan penjelasan usai Rapat Pleno Komite PC-PEN di Jakarta, Kamis (27/8/2020).