MUNA, TELISIK.ID - Nama Handy Tuhatu sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Sultra, khususnya penggemar road race.
Dunia balap bukan hal baru baginya. Ia tercatat sebagai atlet berprestasi Sultra yang tercatat sebagai jawara se-Indonesia Timur tiga tahun berturut-turut di klas seeded.
Namun disayangkan ketika ia yang harusnya mewakili Sultra di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX yang akan digelar di Papua, 2-15 Oktober mendatang, justru mengundurkan diri. Penyebabnya, lantaran selama menjalani training center (TC), honor yang diberikan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sultra tidak sesuai.
"Saya mundur sejak bulan April lalu," kata Handy, Sabtu (21/8/2021).
Handy merasa telah dibohongi oleh IMI Sultra. Honor yang diberikan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra sebesar Rp 1 juta per bulan, ketika telah diserahkan di IMI tidak jelas.
