Delapan populasi kunci yang berisiko tertular HIV AIDS itu yang pertama adalah pekerja seks wanita, LSL, penghuni lapas atau penguhi rumah tahanan, ibu hamil, waria, pengguna narkoba dengan menggunakan jenis jarum suntik, yang terakhir adalah penderita infeksi menular seksual.
Dilansir dari sehatnegeriku.kemenkes.go.id, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Imran Pambudi mengatakan, selain dilakukan kepada perempuan, anak dan remaja, upaya pencegahan juga dilakukan kepada semua siklus hidup mulai dari bayi baru lahir, balita, anak usia sekolah dasar, remaja, dewasa dan lansia.
“Setiap orang yang berisiko terinfeksi HIV bisa datang ke fasyankes untuk melakukan tes. Bila hasil tes menyatakan terinfeksi HIV, segera minum ARV yang disediakan Pemerintah di fasilitas layanan kesehatan mampu tes dan pengobatan HIV,” ujar Imran. (A)
Penulis: Wa Ode Ria Ika Hasana
Editor: Kardin
