"Terima kasih saya ucapkan kepada Polda Sumatera Utara, karena sudah menindaklanjuti laporan saya. Saat ini, AH dan ayahnya Achiruddin sudah ditahan, sudah dihukum," tambahnya.
Selain itu, Evi juga berharap agar polisi terus mengembangkan kasus itu. Sebab, anaknya dianiaya diduga lebih dari satu orang.
"Seperti dalam video yang sudah beredar, anak saya dianiaya dengan sadis. Bahkan saya juga melihat wajahnya dipenuhi dengan luka, saya dan anak saya meminta agar polisi mengembangkan kasus ini. Hukum seberat beratnya terhadap pelaku," tuturnya.
Evi mengaku kondisi Ken Admiral saat ini sudah sehat. Namun, untuk bagian matanya masih butuh adanya pengobatan yang maksimal.
"Karena kedua matanya itu mengalami sakit yang cukup parah, karena wajahnya dibantingkan ke lantai. Jadi, itulah yang masih terasa sakit," terangnya.
