Saat itu juga, pelaku yang sudah menunggu di situ langsung mengecek kondisi sepeda motor yang akan dijual. Namun tiba-tiba mereka mengaku, mereka dari Polda Sumatera Utara.
"Ada 5 orang yang datang, mereka turun dari mobil dan mengaku dari Polda Sumatera Utara ingin menangkap kami, ada seorang pria yang mengatakan bahwa sepeda motor kami ini bermasalah dan kami harus dibawa ke Polda Sumatera Utara tanpa ada menunjukan surat penangkapan ataupun surat lainnya," tutur Ully.
Saat itu, suami Ully langsung membantah tudingan mereka dan meminta kembalikan dokumen dan kunci yang mereka pegang.
"Karena mereka mencurigakan, saat itu juga saya ikut meminta kunci sepeda motor kami, pas saya meminta kunci dan dokumen sepeda motor, tiba-tiba sopir mobil itu langsung tancap gas dan saya bersama anak balita saya pun terseret oleh mobil itu. Saya sempat memfoto mobil itu," tambahnya.
Akibat dari terseret mobil itu, Ully mengalami sakit di bagian kaki, pinggang dan tangan. Sementara anak balitanya mengalami beberapa luka memar di tangan serta lutut.
