Krisis lingkungan adalah krisis kesehatan nasional yang tertunda. IDI perlu mempelopori kedokteran berbasis One Health yang menghubungkan perubahan iklim, kerusakan ekosistem, dan pola penyakit, serta melahirkan panduan medis adaptif bagi dokter di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
4. Rumah Perlindungan Anggota
IDI menjadi pembela hukum dan kemanusiaan: mendampingi dokter yang dituduh lalai (culpa) atau menghadapi tindakan sewenang-wenang birokrasi, sambil mendorong penyelesaian non-litigasi atau restoratif demi menjaga harmoni segitiga hukum kesehatan pasien–dokter–fasilitas kesehatan. Perlindungan ini penting karena dokter yang takut dituntut cenderung berpraktik defensif, dan pada akhirnya pasienlah yang dirugikan.
5. Pusat Mentoring Humanisme dan Kepemimpinan
Negara boleh menguasai akreditasi dan kurikulum, tetapi jiwa kolegialitas dipegang IDI. Melalui peer-mentoring nasional, dokter senior menurunkan keahlian klinis sekaligus soft skills, kesadaran etis, dan intuisi humanis kepada juniornya, sehingga lahir doctor-statesman yang berwawasan kebangsaan.
