2. Dua Kelompok Ranah Otonom Lainnya

Mengikuti pola organisasi dokter di negara lain, seperti American Medical Association, British Medical Association, dan Canadian Medical Association, ada dua kelompok ranah yang harus tetap di tangan profesi. Yang pertama bersifat fungsional: secara teoretis bisa dipegang negara, tetapi hasilnya tidak ideal.

Contohnya kode etik, sebab negara boleh mengatur disiplin tetapi isi dan tafsirnya milik profesi; telaah sejawat (peer review) non-punitif yang hanya hidup dalam ekosistem kepercayaan; dan suara kolektif dalam kebijakan JKN, distribusi dokter, dan insentif daerah terpencil, sebagai mitra tawar setara negara.

Termasuk pula kepemilikan jurnal ilmiah dan agenda riset sebagai kedaulatan intelektual, bantuan hukum bagi anggota yang nyata dan berkelanjutan, serta kolegialitas dan identitas profesi, yakni rasa hormat sejawat yang tumbuh dari komunitas dan tidak bisa diatur oleh birokrasi mana pun.

Yang kedua bersifat struktural: begitu diambil alih negara, fungsinya lenyap secara logis, bukan sekadar menurun kualitasnya. Representasi di World Medical Association mensyaratkan asosiasi anggota yang independen dari pemerintah. Pemerintah tidak boleh menjadi pembuat kebijakan sekaligus satu-satunya penilai kesesuaiannya dengan sains.