Wang meyakini bahwa teknologi ini memiliki potensi besar untuk diaplikasikan di berbagai bidang, seperti militer, arsitektur dan lain-lain.
Teknologi ini memanfaatkan senyawa molekuler khusus yang bereaksi terhadap panjang gelombang cahaya tertentu, mengubah struktur molekulnya. Perubahan ini membuat material tampak menyatu dengan sempurna dengan lingkungannya saat dilihat oleh mata manusia.
Dalam percobaan mereka, tim menempatkan larutan SAP di dalam wadah transparan yang kemudian dimasukkan ke dalam kotak akrilik berwarna merah, hijau, dan kuning.
Sebagai perbandingan, mereka juga menggunakan tinta hitam. Hasilnya menunjukkan bahwa larutan SAP mampu beradaptasi dengan warna lingkungannya dalam waktu 30 hingga 80 detik.
Ketika diletakkan di antara tanaman yang berwarna senada, wadah tersebut dengan cepat menyesuaikan warna dan pola, sehingga menyatu dengan lingkungannya.
