Berlian berukuran 1,5 sentimeter yang ditemukan para ilmuwan memiliki kandungan mineral yang cukup besar untuk dianalisa secara akurat. Analisis kimia menunjukkan bahwa mineral ini mengandung banyak air.

Dikutip dari merdeka.com, temuan ini membuktikan bahwa zona transisi di dalam bumi, tempat berlian itu terbentuk, bukan tempat yang kering, melainkan menyimpan cadangan air yang sangat besar.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tempat ini memiliki kapasitas untuk menyimpan air hingga 1,5 persen dari total massanya. Bahkan jika hanya 1 persen dari molekulnya terdiri dari air, jumlah air yang terkandung di dalam batuan tersebut jauh lebih banyak daripada total air di semua lautan di bumi.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa benua Afrika tengah mengalami perpecahan. Munculnya perairan baru di tengah benua akibat adanya retakan besar semakin memperkuat dugaan ini. Negara-negara seperti Uganda dan Zambia yang sekarang tidak punya pantai, nanti mungkin akan punya pantai sendiri.

Fenomena ini disebabkan oleh pergerakan lempeng tektonik. Lempeng tektonik adalah potongan-potongan besar kerak bumi yang terus bergerak secara perlahan. Gerakan inilah yang menyebabkan perubahan bentuk permukaan bumi, termasuk fenomena yang kita amati.