Menurut Rosma, harga beras di pasaran saat ini sangat beragam dan berbeda harganya. Tergantung dari konsumen membelinya dari distributor langsung atau eceran.
"Kalau memang pengen untung besar masih ada beras Bulog, yang murah. Cuma saya kan menjual bubur jadi harus beras kualitas bagus yang dipakai. Karena kami bukan hanya cari untung, tapi bagaimana mempertahankan kualitas," katanya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, untuk bubur yang dijual tidak akan ada kenaikan harga, karena ia khawatir langganannya komplain dan memilih membeli di tempat lain.
Rosma juga mengaku tidak mungkin mengurangi porsi bubur, karena cukup berpengaruh untuk olah rasa dengan bumbu yang dicampur.
"Saya pasrah saja, mau besar atau kecil keuntungan yang didapatkan saya bersyukur, sudah begitu resikonya kalau berdagang," kata dia.
