Bahkan, Tim Ahli Cagar Budaya yang dibentuk Pemkab Bombana pun menilai bahwa Batu Sangia adalah kekayaan alam yang terbentuk secara alami dan memiliki histori yang penting bagi masyarakat Kabaena.

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Bombana, Anton Ferdinan saat dikonfimasi Telisik.id pada Sabtu (11/12/2021) mengungkapkan, di Pulau Kabaena baru dua benteng yakni Benteng Tuntuntari dan Benteng Tawulagi yang ditetapkan sebagai cagar budaya, sementara Batu Sangia belum mendapatkan pengakuan.

"Kami belum mendapatkan histori lengkapnya yang bisa menjadi pendukung pertanggungjawaban secara ilmiah," ungkap Anton.

Baca Juga: Ternyata Desa Wisata Terbaik Dunia Ada di Indoneisa, Keindahannya Menakjubkan

Untuk menjadikannya sebagai cagar budaya yang diakui oleh negara (pemerintah), Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) membutuhkan materi pendukung seperti sejarah peradaban atau hubungan manusia dengan lokasi yang diduga cagar budaya, materi edukasi (pendidikan) yang dibuktikan dengan sejarah.