Keenam, layanan ibadah mendapat skor 88,02 persen atau sangat memuaskan. Pada aspek layanan ibadah mendapatkan skor ini tentu amat rasional karena para jemaah termanjakan dengan layanan ibadah yang diberikan oleh para petugas haji. Para jemaah tidak perlu pusing untuk memikirkan tahapan penyelenggaraan haji karena sudah dipandu langsung oleh petugas dengan baik dan sempurna.

Ketujuh, layanan umum mendapat skor 86,66 persen juga sangat memuaskan. Layanan umum seperti pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan dinilai sangat memadai. Tindakan-tindakan preventif yang dilakukan para petugas kesehatan dinilai sangat tepat dan akurat. Demikian pula dengan layanan fasilitas umum seperti MCK di lapangan dinilai cukup memadai dan sangat membantu jemaah.

Kedelapan, transportasi Bus Armuzna mendapat skor 85,20 persen atau sangat memuaskan. Pada aspek ini rupanya tidak seperti yang diasumsikan orang bahwa transportasi Armuzna dinilai kurang memadai, padahal ternyata bus Armuzna dipandang lebih layak dan terorganisir dengan baik, sehingga para jemaah merasa nyaman di Armuzna.

Kesembilan, konsumsi Armuzna mendapat skor 84,77 persen atau memuaskan. Ketersediaan konsumsi di Armuzna dinilai lebih dari cukup, sehingga para jemaah tidak khawatir akan kelaparan. Di setiap titik dan di setiap waktu yang telah ditentukan telah tersedia makanan yang dibutuhkan, meski kondisi cuaca yang cukup panas.

Kesepuluh, tenda jemaah mendapat skor 76,10 persen atau Memuaskan. Meski dinilai memuaskan, namun para jemaah memaklumi kepadatan jemaah haji dari berbagai penjuru dunia yang berkumpul pada satu tempat memang cukup berisiko. Namun demikian, berkat tindakan antisipatif sejak dini, jauh-jauh hari sebelumya, tenda jemaah telah disiapkan dengan sebaik-baiknya, maka para jemaah sudah merasakan cukup nyaman dengan memanfaatkan tenda-tenda yang ada.