1. Obat anosmia
Melansir dari Healthline, jika anosmia disebabkan pilek atau alergi, dokter biasanya tidak memberikan obat khusus karena gangguan kesehatan ini bisa sembuh dengan sendirinya. Jika gejala tak kunjung membaik setelah beberapa hari, periksakan diri ke dokter.
Penggunaan obat dekongestan dan antihistamin dapat mengatasi hidung yang tersumbat terkait pilek, flu, sampai alergi. Dokter juga akan meresepkan antibiotik untuk mengobati anosmia karena karena infeksi bakteri.
Sementara itu, untuk cara mengatasi anosmia terkait infeksi virus seperti COVID-19, sejumlah dokter merekomendasikan obat steroid hidung. Dilansir dari Elemental, steroid adalah obat anti peradangan. Salah satu keunggulan obat steroid jenis semprot hidung adalah minim efek samping.
Namun, obat ini perlu waktu beberapa hari agar efek anti peradangannya bekerja. Selain itu, obat semprot hidung ini rentan tidak pas aplikasinya, atau meleset ke tenggorokan. Jadi, pastikan Anda cermat menggunakan obat semprot hidung agar hasilnya optimal.
