Sekretaris Digital Inggris, Michelle Donelan mengatakan, uji coba tersebut bertujuan untuk menemukan solusi atas tingginya biaya pemasangan kabel ke lokasi yang terpencil.

Sinyal broadband yang dipancarkan oleh satelit di udara relatif lebih rendah dan dapat menjadi cara yang efektif bagi daerah terpencil untuk mendapat akses internet berkecepatan tinggi, terutama bila tidak dapat dijangkau oleh kabel tembaga,

Dalam cuitannya di Twitter, Elon Musk mengaku, berkomitmen untuk terus mendanai proyek tersebut meski dirinya mengalami kerugian, salah satunya untuk membantu pemerintah Ukraina dalam mengakses internet secara gratis.

Baca Juga: Uni Eropa Bakal Sediakan Jaringan 5G di Dalam Pesawat

Melansir CNBCIndonesia.com, Starlink sendiri adalah nama jaringan orbital yang pengembangannya sudah dimulai sejak 2015, dengan satelit prototope pertama yang diluncurkan pada 2018.