KENDARI, TELISIK.ID - Masyarakat Islami adalah masyarakat yang memiliki sikap saling menghormati; saling pengertian, bahkan saling mengalah untuk memberikan kebahagiaan kepada orang lain.

Rasulullah SAW bersabda, "Allah merahmati orang yang penuh pengertian saat menjual, saat membeli, dan saat mengambil kebijakan."

Sebab kehidupan dunia ini sangat singkat dan banyak keinginan dunia kita yang belum tentu tercapai, maka mari kita optimalkan peluang pahala lewat amalan-amalan ringan.

Dikutip dari Republika.co.id, suatu hari Rasulullah SAW bertanya, "Siapa yang puasa hari ini?" Semua terdiam, Abu Bakar kemudian berkata, "Aku." Rasulullah SAW bertanya lagi, "Siapa yang mengantar jenazah hari ini?" Semua terdiam. Abu Bakar berkata, "Aku." Rasulullah bertanya lagi, "Siapa yang menjenguk orang sakit hari ini?" Semua terdiam. Abu Bakar berkata lagi "Aku." Rasulullah pun berkata, "Bila terkumpul itu pada diri seorang, (seperti pada Abu Bakar), tak ada balasan yang pantas kecuali surga."

Karena itu, kata Ibnul Qayyim, setiap kali engkau merasa perbuatan baikmu adalah sesuatu yang kecil saja, niscaya ia menjadi besar di sisi Allah; dan setiap kali engkau merasa telah berbuat baik yang besar, niscaya ia menjadi sedikit dan kecil di sisi Allah. Maka, amalan-amalan yang kita kira kecil atau sepele, sesungguhnya besar nilainya di sisi Allah SWT, bahkan hanya berkata "baik" sekalipun.